Kamis, 08 Juni 2017

Pusaka Ambalan


Pusaka Ambalan 

Pusaka di sini bukan berarti benda magis yang mempunyai kekuatan tertentu sehingga harus disembah atau di perilaku khusus. Pusaka ambalan Adalah berupa benda penuh arti dan makna yang merupakan lambang kehormatan Ambalan. Pusaka Ambalan biasa digunakan untuk kegiatan adat ambalan, misalnya mengawali musyawarah ambalan atau upacara adat ambalan.
Adapun tujuan kelengkapan ambalan adalah untuk memberi dorongan semangat dan kebanggan kepada para penegak agar berkembang daya cipta dan keaktifannya dalam melaksanakan kegiatan serta mewarisi dan meneruskan jiwa dan semangat kepahlawanan. Di samping itu juga dapat melatih disiplin, giat belajar, berlatih, bekerja dan berbakti yang dari pribadinya dalam mencapai cita-cita.
Pusaka Ambalan adalah  suatu lambang yang diwujudkan dalam bentuk benda, dapat berupa senjata/pusaka kebanggaan yang bermakna positif, dipilih melalui musyawarah dan memiliki arti kiasan.
Tujuan adanya Pusaka Ambalan adalah :
1.      Mendorong daya kreatifitas dalam kehidupan sehari-hari bagi para anggotanya.
2.      Mendorong semangat dalam berbakti, berlatih dan bekerja.
3.      Memiliki jiwa kebanggaan dan kebersamaan sesama anggota.
4.      Mendorong untuk bertindak disiplin, patuh dan dapat mencerminkan kehidupan dalam bermasyarakat yang berbudaya dan maju.
Jenis Pusaka ambalan dapat dipilih berupa : tombak, selendang, keris, panah,
senjata pelindung, kapak, blangkon, bambu runcing atau lainnya yang memiliki latar belakang yang bernilai positif.
Misalnya dipilih, Senjata ‘Cakra’ sebuah senjata jenis panah yang diambil dari dunia pewayangan. Senjata ini dianggap senjata yang paling ampuh dan selalu tepat sasaran. Pusaka Cakra ini akan terus melesat dengan cepat dan tidak akan berhenti sebelum tujuan atau sasaran tercapai. Hal ini dapat mencerminkan bahwa Ambalan tersebut memiliki cita-cita yang tinggi dan mulia, selalu bersemangat dalam mencapai tujuannnya.

Tata cara penggunaan Pusaka Ambalan disesuaikan dengan keinginan dan adat ambalan dan diatur oleh Ambalan sendiri, tidak diperkenankan menggunakan ritual gaib atau ritual yang bertentangan dengan agama atau kepercayaan tertentu.

kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesta Siaga Bukan Perlombaan Untuk Mencari Kejuaraan

Pesta Siaga Bukan Perlombaan Untuk Mencari Kejuaraan Pramuka Siaga adalah anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia antara 7-10 tahun....