Rabu, 21 Juni 2017

Anggota SBH Pandanaran Kota Semarang bermain dengan anak Pemudik

Melayani Pemudik dengan Bermain

Melayani, biasanya identik dengan membantu menyiapkan segalanya untuk seseorang. Bagaimana jadinya kalo kegiatan melayani dilakukan dengan bermain ? Ini yang dilakukan Anggota SBH Pandanaran Kota Semarang di Posko Pelayanan Mudik Kwarcab Kota Semarang  Tahun 2016, selasa 20 Juli 2017.

Bentuk kreatifitas dari adik adik Saka Bakti Husada pandanaran (SBH)  dalam  melayani pemudik yang singgah di Posko Pramuka pelayanan Mudik Kwarcab Kota Semarang tahun 2017. Adik-adik SBH sengaja mencetak besar permainan ular tangga dan leletakkan di Ruang rest  Area. Tujuannya adalah menghibur anak-anak pemudik dengan mengajak bermaian ular tangga tersebut.

“Ular tangga raksanan ini, sebagai sarana bermain di rest area bagi anak pemudik, selaian itu juga sebagai media pembelajaran mengenai Germas”, Ungkap  Said anggota Saka Bakti Husada Pandanaran 2017.
Jauh dan lamanya perjalanan yang harus di tempuh oleh pemudik, kerap kali membuat seorang anak bosan, penat bahkan stres. “Dengan bermain harapannya anak-anak bisa refres dan terhibur, selaian itu orang mereka dapat istirahat sejenak”, kata said menambahkan.

Posko Pramuka Pelayanan Mudik Kwarcab Kota Semarang ini rutin dilaksanakan setiap tahun pada h-7 – h-1 lenaran oleh pramuka peduli , DKC, Ubaloka dan seluruh unsur pramuka di Kota Semarang. Kegiatan ini dibuka hari minggu 18 Juni 2017 oleh ka Kwarcab Kota Semarang.

Pada tahun ini ada 5 titik posko yang didirikan : posko induk di Kantor kecamatan Tugu, posko singgah simpang lima, posko pantura di SMA Sultan agung Genuk, Posko Banyumanik dan Posko di SMA 12 Gunung pati.


Upacara Pembukaan Posko Pramuka  Pelayanan Mudik 2017  oleh Ka Kwarcab
 
Selain untuk membantu pemudik yang singgah, posko ini juga bertujuan untuk sarana silahturahmi anggota pramuka dan mengenalkan potensi Gerakan Pramuka di kota Semarang. 










Anggota Pramuka  Penegak Pandega di Kota Semarang yang mempunyai minat dan Bakat dalam bidang Kesehatan. Ayo Gabung Saka Bakti Husada Pandanaran kota Semarang. Langsung saja datang ketika latihan pada setiap hari minggun ke 1 dam 3 di DKK Pandanaran kota Semarang. Atau Hubungi Kak Said 085 640 316 106 /  083 842 403 134
SBH Pandanaran Kota Semarang " Sadar Sehat Pasti Bisa"

Jumat, 16 Juni 2017

Masjid di Anjasmara Digrebek Pramuka SMA 6 Semarang

Masjid di Anjasmara Digrebek Pramuka SMA 6 Semarang

Puluhan siswa berseragam pramuka menggrebek masjid di kawasan Anjasmara, Jumat 16 Juni 2017. 

Bukan membawa parang, pedang atau gear motor, namun bekal mereka adalah  sapu, pel lantai, kemoceng, ember dan perlengkapan kebersihan lainnya. Anggota Ambalan Adam Malik-Fatmawati pangkalan SMA 6 Semarang ramai-ramai mengrebek masjid di sekitar SMA 6 Semarang. Ternyata, mengrebek di sini bukan untuk mencari orang yang sedang di incar, tetapi istilah yang digunakan untuk ramai-ramai membersihkan masjid yang perlu dibersihkan.

Kaca dilap sampai kinclong, tempat wudhu di kosek, karpet di bersihkan, lantai dipel pokoknya semua dibersihkan. “Ini baru namanya ngabuburit” kata Fauzi salah satu anggota ambalan Adam Malik. Kegiatan ini memang dilakukan sembari menunggu datangnya adzan Magrib. Kegiatan yang serangkain dengan buka bersama keluarga besar Ambalan Adam Malik-Fatmawati ini baru pertama kali dilaksanakan.  

“Alhamdulillah, Alhamdulillah, semoga berkah ya dik” komentar pak M Hasan salah satu takmir masjid yang kebetulan berada di masjid. “Harapannya kegiatan ini tidak hanya pada ramadhan ini saja ya “, imbuhnya.
Semula, Grebek masjid ini rencananya dilaksanakan di  4 masjid, namun karena masjid Al Ikhlas sedang ada kegiatan buka bersama maka hanya dapat dilaksanakan di 3 masjid saja.


Selain grebek masjid, adik-adik ambalan juga membagikan takjil berupa bubur kacang hijau dan bubur mutiara  di sepanjang Jalan Anjasmara sampai pasar Karang Ayu. Acara diakhiri dengan buka bersama dan sarasehan keluarga besar Ambalan Adam Malik-Fatmawati Pangkalan SMA 6 Semarang di Bentuman Toast Box Puri



Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)


Kamis, 15 Juni 2017

Buka Bersama SBH PAndanaran Kota Semarang Tahun 2017

SBH Pandanaran Buka Bareng dengan Anak Yatim Piatu

Adik Adik dari PAnti Asuhan Al Kahfi
Tawa renyah dan kebahagian terpancar dari adik-adik panti asuhan Al Kahfi  saat berbuka bersama anggota Saka Bakti Husada Pandanaran Kota Semarang di hotel Muria senin, 22 Juni 2017.

Sebanyak 20 orang anak dari panti asuhan Al Kahfi di undang untuk buka bersama dengan adik adik Saka Bakti Husada Pandanaran (SBH Pandanaran) . Buka bersama dan sarasehan merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setahun sekali pada bulan ramadhan oleh SBH Pandanaran.  Kegiatan tersebut di ikuti oleh 101 orang yang terdiri dari Anggota SBH, Pamong, Pin saka, Mabi Saka,  Instruktur, Dewan Kerja, Ubaloka dan dari adik adik panti asuhan al Kahfi.

Selain buka bersama, Juga ada penyerahan simbolis bingkisan dari SBH Pandanaran kepada Panti asuhan Al Kahfi oleh kak Dien Hasana selaku Pinpinan saka SBH Pandanaran

Suasana Buka Bersama SBH tahun 2017
“Senang sekali dapat berbuka bersama dengan kakak kakak Pramuka”, ungkap Sari salah satu adik dari panti Asuhan Al Kahfi.  “ 

“Sengaja pada  buka bersama tahun ini kami  mengajak adik-adik dari panti asuhan” kata Said, Ketua Dewan Saka Bakti Husada. "Tidak saja sebagai sarana silahturahmi, tetapi kegiatan tersebut sebagai ajang berbagi kebahagian pada sesama di bulan yang penuh berkah" Imbuhnya.

Kegiatan tersebut di mualai pukul 16.30 di awali dengan ceramah singkat, buka bersama, hingga salat tarawih bersama. Di sela-sela acara sarehan, dijelaskan pula mengenai kegiatan posko Mudik lebaran tahun 2017 yang akan diselenggarakan oleh Pramuka peduli Kota Semarang. Pada Mudik Lebaran tersebut juga di ikuti oleh adik adik SBH Pandanaran.
Foto Senior SBH Pandanaran Kota Semarang 

Foto Keluarga Besar SBH Pandanaran Kota Semarang


Anggota Pramuka  Penegak Pandega di Kota Semarang yang mempunyai minat dan Bakat dalam bidang Kesehatan. Ayo Gabung Saka Bakti Husada Pandanaran kota Semarang. Langsung saja datang ketika latihan pada setiap hari minggun ke 1 dam 3 di DKK Pandanaran kota Semarang. Atau Hubungi Kak Said 085 640 316 106 /  083 842 403 134
SBH Pandanaran Kota Semarang " Sadar Sehat Pasti Bisa"

Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)


Kamis, 08 Juni 2017

SERAGAM PRAMUKA GOLONGAN PENEGAK

Pakaian dalam beberapa tahun ini sudah banyak mengalami perubahan. Pada pada tulisan ini akan dibahas seragam pramuka terbaru menurut SK Kwarnas No 174 Tahun 2012, Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian seragam Anggota Gerakan Pramuka.
Pakaian  Seragam  Pramuka  adalah  pakaian  yang  dikenakan oleh  semua  anggota Gerakan  Pramuka  yang bentuk, warna, dan tata cara pemakaiannya ditentukan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Warna  Pakaian  Seragam  Pramuka  adalah  coklat  muda  dan coklat  tua.  Warna  tersebut  dipilih  dari  salah  satu  warna yang  banyak  dipakai  oleh  para  pejuang  kita  di masa  perang kemerdekaan (1945-1949). Jadi tidak perlu ada perdebatan warna coklat seperti apa, prinsipnya warna bawahan lebih muda dari pada warna atasan. Tidak ada ketentuan khusus kode warna tertentu, mengingat distribusi kain tidak sama di setiap daerah.
Pakaian  Seragam  Kegiatan  adalah  pakaian  yang  dikenakan oleh  semua  anggota Gerakan  Pramuka  pada  saat mengikuti kegiatan lapangan, agar lebih mudah melakukan aktivitas yang diperlukan.
Pakaian Seragam Pramuka terdiri dari:
·         Tutup Kepala
·         Baju Pramuka.
·         Rok/ Celana.
·         Setangan Leher.
·         Ikat Pinggang.
·         Kaos Kaki.
·         Sepatu.
·         Tanda Pengenal.
Pakaian  Seragam  Pramuka  berfungsi  sebagai  sarana  pendidikan dan  identitas bagi anggotanya guna meningkatkan  citra Gerakan Pramuka. Pakaian  Seragam  Pramuka bertujuan  agar para  anggota Gerakan Pramuka yang mengenakannya berakhlak sesuai Satya dan Darma Pramuka, memiliki jiwa korsa, dan berdisiplin.
Mengenakan seragam Gerakan Pramuka dengan baik merupakan kewajiban.  “Ajining diri seko lathi, Ajining raga seko busana”. Orang akan dihargai dirinya dari lidahnya atau perkataannya, dan orang akan dihargai raga atau tubuhnya dari busana atau pakaian yang dikenakannya.
  1. PAKAIAN SERAGAM HARIAN PRAMUKA PENEGAK  PUTRA

1)              Tutup Kepala:
a.      dibuat dari bahan warna coklat tua.
b.      berbentuk baret.
c.       dikenakan dengan tepi mendatar, bagian atasnya ditarik miring ke kanan.
2)              Baju:
a.      dibuat dari bahan warna coklat muda.
b.      lengan pendek.
c.       memakai lidah bahu lebar 3 cm.
d.      kerah model kerah dasi.
e.      kancing baju di depan berwarna sama dengan bajunya.
f.        memakai dua saku tempel di dada kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm di tengah saku dan diberi tutup bergelombang.
g.      dimasukkan ke dalam celana.
3)              Celana:
a.       dibuat dari bahan warna coklat tua.
b.       berbentuk celana panjang.
c.        memakai ban pinggang dan tempat ikat pinggang (brattle) selebar 1 cm.
d.      memakai saku dalam di samping kanan dan kiri.
e.      memakai saku tempel di bagian belakang kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm dan diberi tutup.
f.        memakai saku timbul di bagian samping kanan dan kiri dengan lipatan dalam di tengah saku dan diberi tutup (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan pemakai).
g.       memakai ritsleting di bagian depan.
h.      memakai ikat pinggang berwarna hitam.
4)              Setangan Leher:
a.      dibuat dari bahan warna merah dan putih
b.      berbentuk segitiga sama kaki;
·        sisi panjang 120-130 cm dengan sudut bawah 90º(panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang)
·        bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm
c.        setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan ± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
d.      dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.
e.       dikenakan di bawah kerah baju.
5)              Kaos Kaki:
a.       panjang kaos kaki sampai betis.
b.       warna hitam.
6)              Sepatu:
a.      model tertutup.
b.      warna hitam.
7)              Tanda Pengenal terdiri dari:
a.       tanda topi dikenakan di baret sebelah kiri.
b.       papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan di atas saku.
Penutup Kepala / Baret
Pramuka Penegak/Pandega Putra



B.            PAKAIAN SERAGAM HARIAN PRAMUKA PENEGAK PUTRI          
1)    Tutup Kepala:
a.             dibuat dari kain laken/beludru, warna coklat tua.
b.             berbentuk topi bulat.
c.              lebar lidah topi ± 4 cm.
2)    Baju:
a.             dibuat dari bahan warna coklat muda.
b.              lengan pendek.
c.              model prinses di bagian depan dan belakang.
d.              memakai lidah bahu selebar 3 cm.
e.             kerah model kerah dasi.
f.                dua saku dalam di bagian depan bawah kanan dan kiri mula dari garis potongan prinses ke jahitan samping, dengan tinggi saku 14-15 cm.
g.             tanpa ban pinggang.
h.             panjang sampai garis pinggul, dikenakan di luar rok.
3)    Rok:
a.             dibuat dari bahan warna coklat tua.
b.             bagian bawah melebar (model “A“).
c.              dengan lipatan tertutup (splitplooi) di bagian belakang.
d.             memakai saku dalam di samping kanan dan kiri.
e.             panjang rok 10 cm di bawah lutut.
4)     Setangan Leher:
a.        dibuat dari bahan warna merah dan putih.
b.      berbentuk segitiga sama kaki;
·         sisi panjang 120-130 cm dengan sudut bawah 90º(panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang).
·         bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm.
c.       setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan ± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
d.      dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.
e.        dikenakan di bawah kerah baju.
5)    Kaos Kaki:
a.          panjang kaos kaki sampai betis.
b.         warna hitam.
6)    Sepatu:
a.       model tertutup.
b.       warna hitam.
c.        bertumit rendah.
7)     Tanda Pengenal terdiri dari:
a.       tanda topi dikenakan di topi bagian depan tengah.
b.       papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan atas.




PAKAIAN SERAGAM HARIAN PRAMUKA PENEGAK DAN PRAMUKA PANDEGA PUTRI




SETANGAN LEHER


Sebenarnya, terjadi perbedaan antara petunjuk melipat dan gambar yang ditampilkan. Seharusnya jika dilipat dengan sesuai petunjuk maka gambar yang dihasilkan adalah antara warna merah dan putih berimbang, tidak dominan satu warna. Prinsip itu yang diterapkan dalam melipat setangan leher, kombinasi melipat akan menghasilkan warna merah dan putih berimbang.

kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya SMS)


Pesta Siaga Bukan Perlombaan Untuk Mencari Kejuaraan

Pesta Siaga Bukan Perlombaan Untuk Mencari Kejuaraan Pramuka Siaga adalah anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia antara 7-10 tahun....