Senin, 12 Maret 2018

Pesta Siaga Bukan Perlombaan Untuk Mencari Kejuaraan

Pesta Siaga Bukan Perlombaan Untuk Mencari Kejuaraan

Pramuka Siaga adalah anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia antara 7-10 tahun. Pada Peride ini merupakan kehidupan masa kecil yang indah dan menyenangkan. Anak-anak seusia ini memiliki sifat unik dan beragam yang pada dasarnya merupakan pribadi yang aktif dan tidak pernah diam. Mereka senang dengan lingkungan sekitarnya dan pada umumnya sangat kreatif.
Perkembangan kejiwaan anak usia Siaga perlu dihayati oleh pembinanya melalui pengenalan dan pemahaman sifat-sifat karakter. Sifat karakter Pramuka Siaga: 

sifat karakter yang positif antara lain:
  • senang bermain, bergerak dan bekerja
  • senang meniru, senang menghayal;
  • senang menyanyi, gemar mendengar cerita;
  • senang bertanya, ingin tahu, ingin mencoba;
  • senang pamer, senang disanjung, senang kejutan;
  •  spontan, lugu, polos;
  •  senang bersenda gurau dan lain-lain. 
sifat dan karakter yang kurang positif antara lain:
  •  labil, emosional, egois;  
  •  manja, mudah putus asa; 
  • sensitif, rawan, mudah kecewa;  
  •  malu-malu, memerlukan perlindungan dan lain-lain.·          
Dengan memanfaatkan sifat karakter Siaga baik yang positif maupun yang kurang positif, Pembina mengemas kegiatan latihan di perindukan antara lain dalam bentuk permainan yang penuh gerak, cerita, dongeng, nyanyian dan tari. Bermain adalah dunia Pramuka Siaga. Bermain sebagai proses pendidikan merupakan alat utama pembinaan Siaga, dimana mereka dengan riang gembira, penuh semangat dan penuh kebebasan, giat melibatkan diri dalan kegiatan permainan.

Pesta siaga bukan lomba tingkat
Awalnya saya mengira bahwa pesta siaga adalah seperti lomba tingkat (LT), ya perlombaan di golongan penggalang, ada LT 1 di tingkat Gudep, pemenangnya akan maju berlomba di LT 2 Tingkat Kecamatan, pemenang LT 2 akan maju di LT 3 dan akhirnya akan final di LT 5 di tingkat nasional. Kenapa saya berfikir demikian, karena selama bertahun-tahun itu yang saya saksikan, ada pesta siaga di tingkat ranting, pemenang tingkat ranting akan maju ke tingkat kota, pemenang tingkat kota maju ke tingkat binwil dan akhirnya pemenang di tingkat bimwil akan maju persari di kwartir daerah. Ternyata  hal tersebut tidak sesuai dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional no 131 tahun 1976  tentang Petunjuk penyelenggaraan Pesta siaga.

Pengertian Pesta siaga pada jukran tersebut  adalah pertemuan para pramuka siaga, yang berisi acara kegiatan bersama antara perindukan beberapa gugusdepan pramuka. Ditegaskan pula pada point sifat kegiatan pesta siaga bukan perlombaan untuk mencari kejuaraan. Sangat tegas bahwa pesta siaga bulanlah kegiatan perlombaan.

Pesta Siaga, Giat Persaudaraan
Sasaran pesta siaga adalah membina dan mengembangkan kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama pramuka siaga. Saya tidak tahu, sejak kapan format kegiatan pesta siaga berubah, dari format kegiatan persaudaraan menjadi format perlombaan.
Pesta siaga merupakan satu-satunya pertemuan pramuka untuk golongan siaga, Bentuk kegiatannya : Rekreasi, Permainan bersama, Darmawisata, Pasar siaga (bazar), Ketangkasan dan ketrampilan, Karnaval, Perkemahan siang hari (dagkamp), Pameran (exposisi), Pesta seni budaya dan  Lain-lain
Pesta siaga bukan perlombaan untuk mencari kejuaraan. Sesuai dengan perkembangan jasmani dan rokhani pramuka siaga, pesta siaga besifat :hiburan/rekreatif, kreatif riang gembira dan  banyak gerak memang untuk memberi semangat dan gairah pramuka siaga, dengan tidak mengurangi semua sifat pesta siaga, sebagian acara kegiatannya dapat dilombakan, tetapi bukan berarti semua kegiatan dalam kegiatan pesta siaga dilombakan.
a.       Acara Pesta Siaga agar disusun sesuai bentuk kegiatan. Misalnya:
·         Dalam kegiatan karnaval ada lomba topeng ,pakaian lucu,sepeda hias dll.
·         Dalam permainan bersama ada permainan keterampilan, ketangkasan, persaudaraan dll.
·     Dalam pentas seni budaya ditampilkan macam-macam kemampuan Pramuka Siaga, senitari,seni lukis,senisuara,deklamasi dll.

b.      Penyajian acara  diatur dan disusun secara berencana agar:
·  Bervariasi, menarik, membangkitkan rasa gembira, membanggakan dan tidak menjemukan.
·         Menambah  pengalaman,pengetahuan,keterampilan,ketangkasan dan ketajaman indera.
·         Memupuk dan mempertebal kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
·         Menimbulkan rasa ikut serta, ikut berbuat dan ikut bertanggung jawab.
·         Memupuk rasa persaudaraan,menghargai orang lain dan setia kawan
Semoga ini dapat menjadi referensi bagi kita semua, bahwa kegiatan pesta siaga adalah kegiatan milik siaga, kita sebagai pembina bertugas menfasilitasi kegiatan tersebut. Kita perlu merubah mindset kita, bahwa ini ajang siaga umtuk bermain, bukan ajang gensi pembina. Siaga bukan atlet yang berlomba untuk memenangkan perlombaan.  Biarkan anak siaga yang kita bina senang bermain dengan teman baru mereka, bukan bermungsuhan dengan lawan mereka. Mungkin kwartir pun perlu berbenah mari kembalikan roh kegiatan pesta siaga, ini giat persaudaraan bukan giat pretasi. 

Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085 226 887 668 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)
Info Terbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesta Siaga Bukan Perlombaan Untuk Mencari Kejuaraan

Pesta Siaga Bukan Perlombaan Untuk Mencari Kejuaraan Pramuka Siaga adalah anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia antara 7-10 tahun....